“White Shoes and The Couples Company” Currently Listening To…

White Shoes And The Couples Company saat mengisi panggung di Bandung pada tahun 2011 (Foto oleh Aldo Fenalosa/PADANGONSTAGE.COM)

White Shoes And The Couples Company saat mengisi panggung di Bandung pada tahun 2011 (Foto oleh Aldo Fenalosa/PADANGONSTAGE.COM)

Referensi musikmu mungkin berhenti di tengah jalan dan membutuhkan penyegaran. Di sela-sela gelaran A Create Oktober 2015 lalu, tim Padangonstage.com sempat menanyakan rekomendasi musik dari White Shoes and The Couples Company (WSATCC) untuk bahan referensi barumu.

WSATCC : Kita kalau kemana aja biasanya satu festival dengan band-band yang belum pernah kita dengarkan biasanya kita ngobrol bareng dan sharing. Seperti ke Perancis kemaren ada beberapa band.

Sari : Sebenernya saya juga suka dengar lagu-lagu baru walaupun tidak satu album sih. Tapi kalo yang rutin didengarkan tetap saja album-album lama, kayak Oslan Husein. Beberapa tahun lalu udah suka banget terus bosan lagi, nah sekarang lagi suka lagi nih. Biasanya gitu tuh. Kalo lagi bosen ya ditahan dulu aja sampai enak lagi. Coba deh denger Oslan Husein yang albumnya Nasi Jagung yang cover-nya kuning semua. Semuanya tentang makanan tradisional Indonesia. Hehehe.

Ricky : Kalo gue ada band dari tahun 60’an namanya The Psychedelic Aliens, jadi kalo buat musik-musik bagus di Afrika, Ghana itu Ibukotanya. Musik-musik bagus dari sana.

Uncle John : Gue nggak lagi dengerin apa-apa sih, karena iPod juga sedang rusak. Tapi kalau akhir-akhir ini kita sering nonton live performance-nya musisi-musisi avant-garde. Lebih ke musik-musik eksperimen. Karena menarik, yang penting itu bukan hasil dari bunyinya, tapi proses memainkan alat musiknya, kayak mikroton, atau main piano tapi dipukul-pukul. Gitu. Karena juga lagi ingin membuat project sama teman ada musik yang gitu-gitu. Hehe…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *