Gig Perdana yang Manis dari Mocca

“Kami bukan penggemar Mocca dan baru kali ini mendengarkan musik mereka, tapi kami sangat menikmati penampilan band ini malam ini. Musiknya asyik,” ujar salah seorang di antara tiga remaja putri yang saya wawancarai saat mengantre untuk berfoto bersama Mocca di backstage.

Lalu saya menemui salah seorang anggota Swinging Friends Padang (fans klub Mocca) dan menanyakan kesannya mengenai konser semalam. “Setelah penantian yang panjang akhirnya Mocca menginjakkan kaki di ranah Minang, tentu saja kami sangat senang. Kami berharap di masa yang akan datang Mocca bisa kembali konser di sini dengan nuansa yang lebih intim,” ucap Khairuzzaki mewakili anggotanya yang lain.

Kedatangan band naungan FFWD Records ini ke Padang memang terasa sangat spesial. Meskipun telah berdiri sejak tahun 1999 dan menelurkan album pertama di tahun 2002, band ini belum pernah sekalipun tampil di ranah Minang. Hingga akhirnya, kabar kedatangan mereka tersebar ke penjuru kota sejak beberapa minggu yang lalu. Tentu saja kabar ini disambut antusias oleh para penggemar maupun penikmat gig di Kota Padang.

Setelah beberapa bulan lalu menghadirkan Payung Teduh, kali ini Gudang Garam memboyong Mocca melalui event UrbanGigs-nya. Acara ini dilaksanakan pada hari Sabtu, 13 Agustus 2016. Seperti sebelumnya, venue kali ini masih berada di area GOR H. Agus Salim Padang, namun sedikit bergeser ke depan Kolam Renang Teratai. Di sana berdiri sebuah panggung berhias hamparan rumput sintetis dengan bin-bag warna-warni, mural, dan deretan booth dengan berbagai macam tema. Keramaian dimulai sejak pukul 16.00 WIB dengan menghadirkan workshop seni dan penampilan sejumlah band lokal kota Padang.

Sekitar pukul 19.20 WIB, orkes asal Payakumbuh, La Paloma, tampil di panggung dengan menghadirkan lagu-lagu populer yang di-cover dengan nuansa keroncong. Sepasang Mata Bola (Ismail Marzuki), Simfoni Yang Indah (Bob Tutupoli), Sway (Dean Martin), dan Cafrinho (Kerontjong Toegoe) menjadi bagian list lagu mereka. Orkes yang beranggotakan 10 orang personel ini mungkin masih asing bagi penikmat musik di Kota Padang, namun penampilan mereka berhasil membuai para penonton.

Atmosfer penonton dalam gig bersama La Paloma, Lalang dan Mocca di GOR H. Agus Salim pada Sabtu (13/8/2016) malam. (Foto oleh Varize Yudhistira/PADANGONSTAGE.COM)

Atmosfer penonton dalam gig bersama La Paloma, Lalang dan Mocca di GOR H. Agus Salim pada Sabtu (13/08/2016) malam. (Foto oleh Varize Yudhistira/PADANGONSTAGE.COM)

Band folk kesayangan Kota Padang, Lalang, tampil tepat pada pukul 20.00 WIB. Band yang sudah memiliki banyak penggemar ini seperti biasa membawakan lagu karya mereka sendiri, Lalang dan Asa. Setelahnya, mereka menghadirkan kembali sebuah lagu dari tahun 1920-an yang berjudul Ayun-ayun. Lagu Obladi Oblada milik The Beatles juga dibawakan dengan apik oleh band ini. Hingga akhirnya performa mereka diakhiri dengan membawakan lagu Spread Your Wings And Fly.

Band yang paling ditunggu-tunggu penampilannya malam itu, Mocca, naik ke panggung tepat pada pukul 21.00 WIB. Para personel beserta additional player satu per satu hadir di panggung diiringi oleh sambutan meriah penonton. Riuh sorakan dan tepuk tangan penonton terdengar makin keras saat sang vokalis, Arina, naik ke panggung dengan mengenakan gaun berwarna merah muda dan hijau dengan nuansa floral.

“You And Me Against The World” dari album Friends (2004) membuka penampilan band yang beranggotakan Riko Prayitno, Arina Ephipania, Indra Massad, dan Achmad “Toma” Pratama ini. Para penonton yang mengenal lagu ini ikut bernyanyi bersama dan bergoyang mengikuti irama lagu yang riang. Setelahnya mereka membawakan lagu andalan dari album ke-dua tersebut, “My Only One”. Penonton diajak bertepuk tangan mengiringi refrain lagu dengan tema jatuh cinta ini.

Bagi penggemar Mocca yang telah mengikuti sepak terjang mereka sejak hadirnya album pertama pasti merasa sentimental saat lagu “Once Upon A Time” dan “Secret Admirer” dilantunkan. Betapa tidak, album bertajuk “My Diary” adalah penanda eksistensi band dengan tema story-telling ini.  Apalagi “Secret Admirer” adalah lagu debut Mocca yang menyimpan banyak kenangan di benak masing-masing penggemarnya.

Selanjutnya band beraliran swing ini berturut-turut membawakan lagu “I Love You Anyway”, “On The Night Like This”, “Best Thing”, “Star In Your Eyes”, “Lucky Me”, “Do What You Wanna Do”, dan “Happy”. Hingga tiba-tiba titik-titik hujan jatuh ke bumi bertepatan dengan lagu “I Remember”. Lagu yang puitis dan gerimis romantis tentunya meninggalkan kesan mendalam bagi penonton yang hadir malam itu.

Arina dan rekan-rekannya tampak menikmati gig perdana Mocca di Padang pada Sabtu (13/08/2016) malam. (Foto oleh Varize Yudhistira/PADANGONSTAGE.COM)

Arina dkk tampak menikmati gig perdana Mocca di Padang pada Sabtu (13/08/2016) malam. (Foto oleh Varize Yudhistira/PADANGONSTAGE.COM)

Namun di penghujung lagu “Me And My Boyfriend”, hujan deras mengguyur para penonton yang berada di sisi panggung tanpa kanopi. Penonton sempat berhamburan namun kembali ke posisi masing-masing untuk menikmati lagu terakhir. Spesialnya, Arina memperkenalkan teman duetnya untuk lagu “Swing It Bob!” malam itu. Rangga Putra Riwando atau yang akrab disapa Ranggon, sang vokalis Lalang, hadir ke panggung diiringi teriakan penyemangat dari penonton. Meskipun terlihat sedikit canggung, namun ia berhasil berduet dengan Arina hingga akhir lagu.

Tidak ada yang menyangka bahwan gig perdana Mocca di Kota Padang Sabtu lalu berakhir sebelum pukul 22.00 WIB. Meskipun jauh dari sempurna, namun kehadiran Mocca telah berhasil mengobati dahaga para penggemar yang merindukan kehadiran band ini di ranah Minang. Jika boleh meminjam sebait lirik lagu Friends “ When you’re around I wrap myself in a pearly smile”, maka kehadiran dan suguhan manis Mocca malam itu akan selalu membuat penggemarnya tersenyum.

*Teks kontribusi dari Anshari Rahmi, music blogger yang meyakini bahwa ia akan terserang penyakit gila jika tidak mendengarkan musik. Memiliki motto “lebih baik menguyah daripada bergosip”. Sedang terobsesi dengan cuka apel, Shiina Ringo, dan pre-code movie. Ia bisa ditemui di Instagram @ansharirahmi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *